Desa Guwa Kidul, Kaliwedi, Cirebon

Jejak sejarah, tradisi agraris, dan kearifan lokal yang lestari

Artikel ini akan membahas secara mendalam tentang Desa Guwa Kidul, sebuah desa yang kaya akan tradisi dan budaya di Kecamatan Kaliwedi, Kabupaten Cirebon. Kita akan mengupas sejarah, adat istiadat, serta kehidupan masyarakatnya, terinspirasi dari penyajian informasi ala guwalor.web.id yang informatif dan dekat dengan masyarakat.

Letak Geografis dan Identitas Desa

Desa Guwa Kidul adalah salah satu desa yang berada di wilayah Kecamatan Kaliwedi, Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat. Desa ini merupakan bagian dari 9 desa di Kecamatan Kaliwedi yang menggunakan kode pos 45165. Secara administratif, batas-batas wilayah Desa Guwa Kidul telah diatur secara resmi melalui Peraturan Bupati Cirebon, yang menegaskan posisinya dalam peta pemerintahan daerah. Sebagai sebuah desa dengan basis agraris, masyarakat Guwa Kidul mayoritas menggantungkan hidupnya pada sektor pertanian, terutama padi, yang kemudian melahirkan berbagai tradisi turun-temurun.

85%

Petani & Buruh Tani

±245 Ha

Lahan Sawah

3.200+

Penduduk

7

Dusun/RW

Sejarah Berdirinya Padukuhan Guwa

Asal-usul Desa Guwa Kidul tidak lepas dari peran seorang tokoh penyebar agama Islam yang dikenal dengan nama Mbah Jaga Wana. Konon, beliau datang dari wilayah pesisir utara Cirebon dan memilih bersemedi di sebuah ceruk batu (guwa) di sisi selatan hutan jati. Karena letaknya di selatan guwa utama, masyarakat kemudian menyebut padukuhan itu "Guwa Kidul". Situs pertapaan tersebut hingga kini masih dikeramatkan dan menjadi lokasi ziarah pada bulan-bulan tertentu.

Pada masa kolonial, Guwa Kidul termasuk wilayah Kecamatan Kaliwedi yang dikenal sebagai lumbung padi. Catatan Belanda menyebut "Goewah Kidul" sebagai daerah penghasil beras berkualitas. Tradisi menanam padi dengan sistem bondongan (gotong royong) sudah mengakar kuat dan menjadi identitas sosial masyarakat.

“Seduluran saklawase, mapag mangsa ngolah lemah” — falsafah warga Guwa Kidul yang artinya persaudaraan sepanjang masa, menyambut musim mengolah tanah. Semangat inilah yang menjaga harmoni desa hingga kini.

Adat Istiadat dan Budaya

Tradisi Sedekah Bumi (Mapag Sri)

Setiap tahun, tepat sebelum musim tanam pertama, warga Guwa Kidul menggelar Mapag Sri — upacara adat sedekah bumi. Puncak acara adalah arak-arakan tumpeng hasil bumi menuju makam Mbah Jaga Wana. Doa bersama dipimpin oleh kuncen desa, dilanjutkan dengan makan kembul bujono sebagai simbol syukur dan tolak bala.

Kesenian Sintren & Tarling

Kesenian khas pesisir Cirebon seperti Sintren (tari religius magis) dan Tarling (gitar & suling) masih sering dipentaskan di Guwa Kidul, terutama saat hajatan atau malam 17-an. Grup Tarling "Setia Muda" asal Guwa Kidul bahkan pernah tampil di acara kebudayaan tingkat kabupaten.

Kuliner Tradisional

Warga Guwa Kidul masih setia mengolah hasil bumi menjadi makanan khas: docang (daging, sayur, dan kuah tauco), lengko, serta wajit ketan yang biasa disajikan dalam upacara adat. Oleh-oleh khas desa ini adalah opak bakar dan rengginang singkong.

Kehidupan Agraris dan Perekonomian

Sebagai desa agraris, irigasi teknis dari Bendung Cipanas membuat sawah di Guwa Kidul dapat ditanami padi dua hingga tiga kali setahun. Komoditas unggulan selain padi adalah jagung, kacang hijau, dan mangga gedong. Kelompok tani "Tani Mulya" dan "Sri Rejeki" aktif mengembangkan pupuk organik dari limbah ternak untuk menjaga kesuburan tanah.

📋 Informasi Umum Desa Guwa Kidul
KecamatanKaliwedi, Kabupaten Cirebon
Kode Pos45165
Luas Wilayah342 Hektar (lahan sawah + pemukiman)
Bahasa sehari-hariJawa Cirebon (basa cerbon), Indonesia
Produk unggulanBeras pandanwangi, opak bakar, rengginang
Tradisi tahunanMapag Sri (sedekah bumi), ziarah makam leluhur

Inspirasi dari guwalor.web.id

Seperti halnya portal guwalor.web.id yang menyajikan potensi desa dengan narasi hangat dan dekat dengan warga, artikel ini ingin menegaskan bahwa Guwa Kidul bukan hanya nama di peta, tetapi denyut nadi budaya yang hidup. Melalui kolaborasi pemerintah desa, karang taruna, dan para pegiat budaya, desa ini mulai mendokumentasikan sejarah lisannya ke dalam media digital. Semoga dengan hadirnya tulisan ini, pembaca semakin mengenal dan mencintai Desa Guwa Kidul, Kecamatan Kaliwedi, Cirebon.

Kembali ke Beranda Desa

#GuwaKidul #KaliwediCirebon #BudayaCirebon #DesaWisata