Artikel ini akan membahas secara mendalam tentang Kecamatan Kaliwedi, sebuah kecamatan di Kabupaten Cirebon yang kaya akan sejarah legendaris dan terdiri dari 9 desa dengan potensi agraris. Kita akan mengupas asal-usul, profil wilayah, serta desa-desa di dalamnya, terinspirasi dari penyajian informasi ala guwalor.web.id yang informatif dan dekat dengan masyarakat.
Letak Geografis dan Identitas Kecamatan
Kecamatan Kaliwedi adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Kecamatan ini merupakan hasil pemekaran dari wilayah bagian barat Kecamatan Gegesik [citation:4]. Kaliwedi berbatasan langsung dengan Kabupaten Indramayu di sebelah utara, menjadikannya wilayah perbatasan yang strategis di ujung utara Cirebon [citation:4].
Secara geografis, Kecamatan Kaliwedi terletak pada koordinat antara 108° 22' 29" – 108° 24' 39" Bujur Barat dan antara 6° 33' 15" – 6°36'14" Lintang Selatan, dengan luas wilayah mencapai 38,69 km² [citation:4].
Batas-batas Wilayah
- Sebelah Utara: Berbatasan langsung dengan Kabupaten Indramayu [citation:4]
- Sebelah Timur: Wilayah Kecamatan Gegesik (kecamatan induk) [citation:4]
- Sebelah Selatan: Wilayah Kecamatan Arjawinangun
- Sebelah Barat: Wilayah Kecamatan Susukan Lebak
38,69 km²
Luas Wilayah [citation:4]
9
Desa [citation:7]
45165
Kode Pos [citation:7]
Agraris
Mayoritas Pertanian
Sejarah Legendaris Kaliwedi: Ki Surya Angkasa dan Kali Berpasir
Ki Surya Angkasa, Putra Prabu Siliwangi
Menurut cerita rakyat yang berkembang, asal-usul Kaliwedi tidak lepas dari sosok Ki Surya Angkasa, salah seorang putra dari Prabu Siliwangi, raja besar Kerajaan Pajajaran. Konon, Prabu Siliwangi memiliki banyak sebutan, setidaknya 101 sebutan untuk dirinya, dan Ki Surya Angkasa adalah salah satu keturunannya [citation:2].
Awal kedatangan Ki Surya Angkasa ke wilayah Cirebon dilatarbelakangi oleh keinginannya untuk mencari dua saudaranya yang lebih dahulu pergi, yaitu Pangeran Cakrabuana (Mbah Kuwu Cirebon) dan Nyimas Rara Santang (ibunda Sunan Gunung Jati). Karena lama tidak bertemu, Ki Surya Angkasa akhirnya memutuskan untuk membangun sebuah pemukiman baru sebagai tempat tinggalnya [citation:2].
Setelah pemukiman itu terbentuk, Ki Surya Angkasa kemudian mendapat julukan Ki Gede Kaliwedi, yang dihormati sebagai sesepuh atau leluhur di wilayah tersebut [citation:2].
Legenda Larangan Bepergian Lewat Laut
Kisah menarik lainnya adalah tentang pantangan yang konon membayangi keturunan Ki Gede Kaliwedi. Menurut cerita, suatu ketika Ki Gede Kaliwedi ingin melaksanakan ibadah haji dengan menggunakan perjalanan laut. Dalam perjalanannya, ia mendapat serangan dari raksasa ombak selon. Berkat tombak sakti yang dimilikinya, raksasa itu berhasil dikalahkan dengan perut tertancap tombak. Namun, sebelum ajalnya tiba, raksasa tersebut mengeluarkan ancaman bahwa semua keturunan Ki Gede Kaliwedi tidak bisa berangkat haji melalui perjalanan laut [citation:2].
Akibat mitos ini, penduduk Desa Kaliwedi pada masa lampau tidak ada yang berani menunaikan ibadah haji dengan menggunakan perjalanan laut. Namun seiring berjalannya waktu dan perkembangan teknologi transportasi, perjalanan menuju tanah suci bisa dilakukan lewat darat dan udara. Kini, penduduk Kaliwedi sudah bisa kembali menjalankan ibadah haji meski bukan lewat jalur laut, dan mitos tersebut tinggal menjadi cerita rakyat pengantar tidur [citation:2][citation:9].
9 Desa di Kecamatan Kaliwedi
Kecamatan Kaliwedi terdiri dari 9 desa yang seluruhnya menggunakan kode pos 45165 [citation:5][citation:7]. Berikut adalah daftar lengkapnya:
| 📋 Daftar Desa di Kecamatan Kaliwedi, Kabupaten Cirebon [citation:7] | ||
|---|---|---|
| No | Nama Desa | Kode Pos |
| 1 | Guwa Kidul | 45165 |
| 2 | Guwa Lor | 45165 |
| 3 | Kalideres | 45165 |
| 4 | Kaliwedi Kidul | 45165 |
| 5 | Kaliwedi Lor | 45165 |
| 6 | Prajawinangun Kulon | 45165 |
| 7 | Prajawinangun Wetan | 45165 |
| 8 | Ujungsemi | 45165 |
| 9 | Wargabinangun | 45165 |
Dari sembilan desa tersebut, dua desa menyandang nama "Kaliwedi" yaitu Kaliwedi Kidul dan Kaliwedi Lor, yang merupakan pecahan dari Desa Kaliwedi induk [citation:2]. Desa Guwa Kidul dan Guwa Lor juga menjadi desa kembar yang menyimpan sejarah tentang tokoh Ki Madun Jaya sebagaimana telah kita bahas pada artikel sebelumnya.
Profil Singkat Beberapa Desa
Kaliwedi Kidul dan Kaliwedi Lor adalah dua desa yang menjadi pusat kecamatan. Nama keduanya secara langsung merujuk pada sejarah berdirinya pemukiman Ki Surya Angkasa di tepi sungai berpasir [citation:2]. Batas Desa Kaliwedi Lor sendiri telah diatur secara resmi melalui Peraturan Bupati Cirebon Nomor 556 Tahun 2022 [citation:1].
Desa Kalideres memiliki sejarah tersendiri yang tak kalah menarik. Nama Kalideres berasal dari kata Kali + Deres. "Kali" berarti dua (dalam bahasa Jawa), merujuk pada dua kalimah syahadat, sedangkan "Deres" berarti mengkaji atau mempelajari. Jadi, Kalideres bermakna bahwa setiap manusia harus meyakini, mendalami, dan mengamalkan ajaran dua kalimah syahadat serta Al-Qur'an [citation:3]. Tokoh penting di balik berdirinya pedukuhan Kalideres adalah Nyi Mas Ratu Rara Mangi atau Nyi Gede Kalideres, yang dimakamkan di kompleks Makam Gunung Jati, Cirebon [citation:3].
Desa Prajawinangun Kulon dan Prajawinangun Wetan merupakan hasil pemekaran dari Desa Prajawinangun pada tahun 1982. Sebelumnya, desa ini terbentuk dari penggabungan Desa Srombyong dan Desa Blendung pada tahun 1916 oleh Wedana Arjawinangun yang bernama Wangsa Praja. Nama Prajawinangun diambil dari nama belakang wedana (Praja) dan Winangun yang berarti bertegas di kawedanan Arjawinangun [citation:6][citation:8].
Desa Wargabinangun memiliki perjalanan sejarah panjang dari awalnya bernama Kalimati hingga berubah menjadi Wargabinangun pada tahun 1959 untuk membawa semangat baru membangun desa [citation:6].
Pemerintahan dan Demografi
Pembagian Administratif
Kecamatan Kaliwedi dipimpin oleh seorang Camat. Setiap desa di Kecamatan Kaliwedi dipimpin oleh seorang Kepala Desa (Kuwu) yang dipilih secara demokratis oleh masyarakat setempat. Wilayah ini memiliki kode Kemendagri 32.09.29 dan kode BPS 3209231 [citation:4].
Kependudukan
Data penduduk untuk seluruh kecamatan masih perlu pemutakhiran, namun sebagai gambaran, beberapa desa seperti Kalideres memiliki jumlah penduduk 3.712 jiwa (tahun 2020) dengan komposisi laki-laki 1.877 dan perempuan 1.835 jiwa [citation:3].
Mayoritas penduduk Kecamatan Kaliwedi bekerja sebagai petani, mengingat kondisi geografisnya yang merupakan dataran rendah dengan ketinggian sekitar 8 mdpl, sangat cocok untuk lahan persawahan. Komoditas utama adalah padi, palawija, dan beberapa tanaman holtikultura [citation:3].
Pendidikan dan Sarana Umum
Di Kecamatan Kaliwedi terdapat berbagai sarana pendidikan yang tersebar di setiap desa. Sebagai contoh, di Desa Kalideres terdapat [citation:3]:
- SD Negeri 1 Kalideres
- SD Negeri 2 Kalideres
- Majelis Taklim (MT) Hidayatul Muttaqin
- Madrasah Hidayatusyu'baniyyah
- TPA/TPQ Al-Manar
Sarana pendidikan serupa juga tersedia di desa-desa lainnya, mencerminkan perhatian masyarakat terhadap pendidikan agama dan umum.
Kaliwedi: Jejak Sejarah yang Hidup
Kecamatan Kaliwedi bukan sekadar wilayah administratif hasil pemekaran Kecamatan Gegesik. Di balik nama dan batas-batasnya, tersimpan legenda tentang Ki Surya Angkasa, putra Prabu Siliwangi yang membangun pemukiman di tepi sungai berpasir. Larangan mistis bepergian lewat laut untuk berhaji menjadi cerita rakyat yang turun-temurun mewarnai ingatan kolektif masyarakat [citation:2].
Saat ini, Kaliwedi berkembang menjadi kecamatan dengan 9 desa yang masing-masing memiliki keunikan sejarah, seperti Kalideres dengan filosofi dua kalimah syahadat, Prajawinangun dengan kisah pemekarannya, serta Guwa dan Wargabinangun yang kaya akan cerita leluhur. Kehidupan agraris masih menjadi denyut nadi utama, dengan sawah-sawah hijau membentang di dataran rendah yang subur [citation:3][citation:4].
Semoga dengan hadirnya tulisan ini, pembaca semakin mengenal dan mencintai Kecamatan Kaliwedi, Kabupaten Cirebon — kecamatan yang menyimpan legenda, menjunjung tradisi, dan terus melangkah maju membangun peradaban desa.
Kembali ke Beranda Kecamatan#Kaliwedi #KecamatanKaliwedi #Cirebon #SejarahCirebon #KiSuryaAngkasa #DesaDiCirebon